Pilih Hidup di Jogja atau Surabaya? Ini Jawabannya

Pilih Hidup di Jogja atau Surabaya? Ini Jawabannya
Hidup dimana saja sebenarnya selalu bisa survive dan berjalan lancar tergantung pribadi masing masing dalam mengatur keuangan dan gaya hidup. Memilah-milah teman yang sudah pasti berbeda karakter di setiap daerah juga merupakan tantangan untuk menempati kota baru yang anda belum pernah tinggali sebelumnya.

Untuk tinggal dan berlibur yang biasanya jangka waktunya hanya 3-5 hari akan di rasa berbeda. Berlibur hanya menempati kota tersebut untuk singgah dan travelling tanpa perlu mengenal dan mengali lebih dalam bagaimana kehidupan di kota yang anda singgahi.

Jogjakarta dan Surabaya adalah dua kota yang berbeda baik dari segi tempat (sudah pasti), kebudayaan mungkin tidak akan jauh berbeda, gaya hidup, masyarakat atau penduduk kota nya, bahasa yang di gunakan pun sebenarnya tidak jauh berbeda tetapi bahasa Jawa Jogjakarta jauh lebih halus dari bahasa Jawa yang di gunakan di Surabaya.

Masyarakat Surabaya cenderung blak-blakan dan bersuara lantang atau agak keras dalam berkomunikasi, sementara masyarakat Jogjakarta lebih kemayu dan bertutur kata halus serta terkesan agak segan apabila berhadapan dengan orang yang baru di kenal.

Berikut adalah beberapa hal utama yang bisa menjadi perbandingan antara pilih hidup di Jogja atau Surabaya:

Jogjakarta

Jogjakarta selain terkenal sebagai kota gudeg, Jogja juga terkenal dengan tempat untuk menuntut ilmu. Semakin banyak universitas yang tersebar di kota ini. Jumlah perguruan tinggi maupun swasta yang ada sampai saat ini di Jogja sudah mencapai sekitar 130 perguruan tinggi. Mengalahkan kota kota mahasiswa lainnya seperti Malang dan Bandung. Setiap tahunnya ada ribuan mahasiswa baru yang datang ke Jogja untuk mengenyam pendidikan di kota tersebut.

Kalau mendengar kata Mahasiswa, sudah dapat di pastikan bahwa segala sesuatu nya akan murah (walaupun tidak semuanya murah), tetapi untuk biaya makanan, transportasi, dan gaya hidup pasti akan jauh lebih rendah dari pada hidup di Surabaya.

Tempat kost di Jogja biayanya mulai 300,000. Biasanya dengan ukuran 2×3 dengan kamar mandi yang sharing dengan penghuni lainnya. Biaya makan kaki lima di Jogja pun tergolong sangat murah karena bisa di maklumi dengan penduduk yang mungkin banyaknya mahasiswa pendatang jadi biaya untuk makan di kaki lima mulai dari 10,000 Rupiah.

Atau jika ingin lebih murah lagi angkringan menyediakan nasi kucing yang harganya mulai dari 2.000 Rupiah saja. Meskipun banyak juga restoran yang cukup mahal tapi untuk hidup hemat juga sangat mungkin dengan memilih tempat makan dan tempat tinggal yang sesuai dengan budget.

Di Jogja terdapat banyak tempat wisata yang dapat di kunjungi, seperti Gunung Kidul, Kulon Progo. Pegunungan ada, pantai juga ada. Jadi tidak perlu takut kurang piknik kalau tinggal di kota ini.

Jogjakarta atau yang lebih sering di sebut DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta) sangat terkenal dengan unsur keraton yang sangat kental dan masih terpelihara kebudayaan nya dengan baik. Jogjakarta menjadi pusat kerajaan Mataram sampai saat ini dengan Raja Sri Sultan Hamengkubuwono yang senantiasa melestarikan dan menjaga pemerintahan keraton dengan budaya dan tradisi yang tidak berubah.

Apabila ingin melihat perbedaan antara orang asli Jogja dengan pendatang, bisa di bedakan dari penggunaan bahasanya. Pendatang lebih banyak menggunakan bahasa Indonesia, sementara orang Jogja asli akan menggunakan bahasa khas Jogja (yang medhok atau berdialek Jawa).

Masyarakat tradisional Jogja berada di pinggiran kota dan biasanya tinggal di desa desa di kabupaten. Untuk di kota Jogja sendiri hal hal berbau modern sudah banyak dikarenakan menyesuaikan dengan adanya pendatang seperti kebanyakan mahasiswa yang memadati kota Jogjakarta.

Surabaya

Seperti yang kita sudah ketahui kalau Surabaya identik dengan kota pahlawan. tidak seperti Jogja, Surabaya tidak di padati oleh mahasiswa karena tidak memiliki universitas sebanyak Jogja. Tetapi Surabaya di padati oleh perantau yang ingin mencari kerja dan mencoba peruntungan di ibu kota . Surabaya adalah ibu kota Jawa Timur, sudah pasti lapangan pekerjaan tersedia banyak di kota ini, dan sudah pasti juga biaya hidup akan lebih besar dari kota kota lainnya di Jawa Timur.

Udara di kota Surabaya lebih panas dan terik dari pada di Jogja, panas terik di waktu siang dan hujan di waktu sore adalah hal yang biasa bagi masyarakat Surabaya. Dalam hal tempat tinggal, untuk kost di Surabaya paling murah berkisar antara 400,000- 500,000 Rupiah perbulannya, dan ini pasti nya dengan ukuran kamar yang pas-pasan dan kamar mandi luar.

Untuk harga tempat tinggal sepertinya tidak berbeda dengan Jogja, asalkan daerah yang di pilih adalah daerah pinggiran karena makin ke kota sudah pasti biaya kost akan lebih mahal. Ini berlaku dimana sana bukan hanya Surabaya atau Jogja.

Untuk biaya makan pun sebenarnya sama saja, warteg atau warung di pinggir jalan berkisar dari 10,000 Rupiah, tergantung lauk dan makanan yang anda pilih. Kalau di Surabaya lauk itu biasanya di sebut dengan kata “ikan” jadi jangan salah mengerti kalau ada yang bertanya tentang ikan apa yang kamu makan?.

Budaya di Surabaya berbeda dengan Jogja, orang Surabaya berbicara cenderung lebih keras dan cepat. Emosi orang Suroboyo pun jauh lebih tinggi dari pada Jogjakarta. Menerobos lampu merah adalah hal biasa di Surabaya dan jangan kaget bila agak susah menyeberang karena jarang orang mau berhenti untuk memberikan jalan.

Hidup di Surabaya atau Jogja sebenarnya sama saja dari biaya hidup, transportasi dan hal lain tidak jauh berbeda semua tergantung dari gaya hidup masing masing. Jadi pilih tinggal di Jogja yang agak lambat dan sopan serta ramah atau Surabaya yang serba cepat, blak blakan dan friendly?.

Dikirimkan di Info